Smile Line Filler

Rp. 2.800.000

  • Category Filler
  • Target Area Garis senyum (nasolabial folds)
  • Durasi 30–45 menit.
  • Waktu Pemulihan Minimal downtime, bengkak/memar 3–7 hari.

Smile Line Filler adalah prosedur yang menggunakan dermal filler berbahan asam hialuronat (HA) untuk mengisi lipatan nasolabial (garis senyum) yang terbentuk akibat penuaan atau kehilangan volume wajah. Perawatan ini membantu melembutkan garis senyum, mengembalikan kekenyalan kulit, dan memberikan tampilan lebih muda secara alami tanpa operasi.

Smile Line Filler adalah prosedur injeksi menggunakan filler berbasis hyaluronic acid (HA) untuk mengisi garis senyum (nasolabial folds), yang terbentuk akibat penuaan, kehilangan kolagen, atau faktor genetik. Filler bekerja dengan menambah volume di area yang cekung, menghaluskan garis, dan memberikan efek wajah yang lebih segar, muda, serta proporsional.

Teknik penyuntikan dilakukan secara hati-hati untuk memastikan hasil yang natural dan harmonis dengan bentuk wajah. Efek filler langsung terlihat setelah penyuntikan dan hasil optimal muncul dalam 7–14 hari setelah filler menyatu dengan jaringan kulit.

Hasil filler umumnya bertahan selama 6–12 bulan, tergantung pada jenis filler yang digunakan, metabolisme tubuh, dan gaya hidup pasien.

Tidak disarankan untuk:

  • Wanita hamil atau menyusui.
  • Pasien dengan riwayat alergi terhadap filler hyaluronic acid atau bahan anastesi dalam filler.
  • Individu dengan gangguan pembekuan darah atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah.
  • Orang dengan penyakit autoimun atau infeksi aktif di area wajah (jerawat parah, herpes, atau luka terbuka).
  • Pasien dengan riwayat kelainan jaringan parut hipertrofik atau keloid.
  • Pasien dengan ekspektasi yang tidak realistis terkait hasil perawatan.

  • Hindari konsumsi alkohol, kafein, dan obat pengencer darah (aspirin, ibuprofen, vitamin E, omega-3) selama 3–5 hari sebelum prosedur untuk mengurangi risiko memar.
  • Jangan gunakan produk eksfoliasi, retinol, AHA/BHA minimal 3 hari sebelum perawatan untuk menghindari iritasi.
  • Pastikan kulit dalam keadaan bersih, tanpa makeup atau skincare berbasis bahan aktif sebelum prosedur.
  • Konsultasikan dengan dokter terkait riwayat kesehatan dan alergi sebelum menjalani prosedur.
  • Minum cukup air agar kulit tetap terhidrasi dengan baik sebelum penyuntikan.

  • Hindari menyentuh, memijat, atau memberi tekanan pada area suntik selama 24 jam pertama untuk mencegah filler berpindah posisi.
  • Jangan tidur telungkup atau miring setidaknya 4–6 jam setelah penyuntikan untuk menjaga distribusi filler tetap rata.
  • Hindari aktivitas yang meningkatkan aliran darah ke wajah, seperti olahraga berat, sauna, dan mandi air panas selama 48 jam pertama.
  • Jangan menggunakan makeup, skincare berbasis eksfoliasi, atau produk berbahan aktif seperti retinol dan AHA/BHA selama 5 hari.
  • Gunakan sunscreen SPF 50+ setiap hari untuk melindungi area yang telah disuntik dari paparan sinar matahari dan mencegah degradasi filler.
  • Jika terjadi bengkak atau memar, gunakan kompres dingin secara lembut tanpa menekan area suntik.
  • Konsumsi air yang cukup untuk membantu hidrasi dan mempercepat integrasi filler dengan jaringan kulit.
  • Hindari prosedur kecantikan lain di area wajah, seperti facial atau laser, selama minimal 2 minggu.
  • Jika muncul reaksi yang tidak biasa seperti nyeri hebat, perubahan warna kulit, atau benjolan keras yang tidak membaik, segera konsultasikan dengan dokter.

Hasil akhir filler akan terlihat sempurna dalam 7–14 hari setelah penyuntikan. Untuk mempertahankan hasil yang optimal, perawatan ulang bisa dilakukan sesuai anjuran dokter.